Kali ini saya bakal memberi tahu tentang definisi dari ADSL (Asymmetrical Digital Subscriber) dan SDSL (Symmetric digital subscriber line) yang barangkali saja berfungsi bagi kamu yang hendak belajar ISP dan semacamnya.
ADSL
Asymmetrical Digital Subscriber (ADSL) ialah salah satu dari sebanyak jenis Digital Subscriber Line (DSL) disamping HDSL, VDSL, IDSL, GHDSL dan SDSL. Digital Subscriber Line merupakan teknologi akses internet yang dapat memungkinkan kabel tembaga provider internet terbaik di semarang, atau sering disebut dengan injection technology (suntikan teknologi) yang dapat membantu kabel telepon biasa menghantarkan data dengan jumlah yang besar. Untuk mencapai pada tingkatan keceptan tinggi, DSL memakai sinyal frekuensi sampai 1MHz. Lain halnya dengan ADSL, sinyal frekuensi yang digunakan sekitar 20 KHz hingga 1 MHz.
Cara pemakaian ADSL
Terdapat suatu teknik dalam pemakaian ADSL di Indoensia. Yang pertama tersedianya perangkat ADSL. Kemudian pemeriksaan keberadaan nomor telepon yang telah disediakan oleh Telkom Indonesia. Jarak antara gardu Telkom dengan lokasi tempat pemasangan perlu diperhatikan. Kenapa begitu? Karena jarak sangat berpengaruh dengan kecepatan koneksi internet yang menggunakan ADSL. Jika nomor telepon telah terdaftar dan jarak telah diperhitungkan, maka selanjutnya yaitu pemasangan ADSL pada sambungan telepon. Untuk dapat menyambungkan ADSL dengan line telepon, dapat menggunakan sebuah perlengkapan yang disebut dengan pembagi line/ splitter. Splitter ini kegunaannya guna menghilangkan gangguan pada saat menggunakan internet dan berkomunikasi lewat telepon secara bersamaan.
Kelebihan dan kekurangan ADSL
Terdapat sejumlah keunggulan dan kekurangan ADSL yang perlu kamu ketahui sebelum kamu menggunakannya. Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan ADSL.
Kelebihan ADSL
Ada sejumlah keunggulan ADSL, diantaranya merupakan sebagai berikut ini:
Kecepatan internet yang sering kali stabil.
Koneksi ADSL sering kali terhubung dengan internet setiap waktu dan telepon tetap dapat digunakan kapanpun.
Layanan komunikasi antara data dengan suara di berikan lewat 2 kanal yang terpisah namun tetap pada satu kabel yang sama.
Mempunyai pembagian frekuensi menjadi 2 macam diantaranya yaitu frekuensi tinggi (menghantarkan data) dan frekuensi rendah (menghantarkan suara ataupun fax).
Dapat mengakses internet tanpa perlu khawatir dengan biaya yang lebih mahal karena dengan ADSL internet jadi lebih hemat.
Kekurangan ADSL
Ada sebanyak kekuranga ADSL, diantaranya merupakan sebagai berikut ini:
Kecepatan pengiriman data dapat diprovokasi oleh jarak. Jika jarak antara modem dengan komputer atau saluran telepon dengan gardu telepon semakin jauh, maka kecepatan dalam mengakses internet akan terpengaruhi.
Sampai saat ini kecepatan koneksi modem ADSL masih tergantung dengan tiang telepon atau DSLAM dan tidak semua sistem operasi komputer dapat memakai ADSL.
Seiring dengan perkembangan jaman, pada saluran telepon digital sudah mulai menggunakan provider internet terbaik di semarang kabel fiber optik. Hal tersebut tidaklah sesuai dengan sistem teknologi ADSL yang masih memakai saluran analog/ kabel tembaga, sehingga sekarang ini masih sulit dalam mengirimkan sinyal melalui kabel fiber optik.
Adanya load cols yang dipakai untuk memberikan layanan sampe ke plosok daerah, membuat load coils akan menggeser frekuensi suara ke frekuensi yang seringkali digunakan ADSL. Hal seperti ini bisa dominan pada terjadinya interfensi ataupun ketidak cocokan jalur pada ADSL.
Adanya bridge tap yang merupakansebuah kabel tidak bebeda pada jalur langsung antara pelanggan dengan CO. Jadi bridge tap dapat memunculkan noise yang nantinya bisa mengganggu kinerja ADSL.
SDSL
Symmetric digital subscriber line (SDSL) mengacu ke teknologi digital subscriber line (DSL), yaitu teknologi untuk transmisi data digital melalui kabel tembaga dari jaringan telepon di mana bandwidth dari dan ke arah pelanggan merupakan sama. Kesimetrisan bandwidth ini dapat dialami sebagai kebalikan dari asymmetric bandwidth yang ditawarkan oleh asymmetric digital subscriber line (ADSL), Bandwidth unduh (ke pelanggan) lebih tidak sedikit ketimbang bandwidth unggah (dari pelanggan). SDSL umumnya dipasarkan ke kelas bisnis, sedangkan ADSL dipasarkan kepada umum maupun bisnis.
Layanan SDSL seringkali dipakai oleh sebanyak perusahaan besar yang membutuhkan Web, VPN, extranet atau intranet. Sehingga dalam persoalan ini server klien mungkin diperlukan untuk mengupload sejumlah data yang besar ke internet secara teratur. Bila dibandingkan dengan ADSL, akan lambat dan tidak mencukupi sebab bandwith yang terdapat tidak lumayan dari 1 Mbps, sedangkan SDSL bisa setinggoi 7 Mbps di kedua arah.
Keuntungan dari layanan SDSL merupakan:
Bandwith yang di salurkan antara kecepatan upload dan download akan sama sesuai paket layanan yang dipilih oleh pemakai
Delay rendah
Tak bergantung dan tidak berpengaruh pada saluran telepon yang ada
Sistem point to point antara ISP dengan pelanggan, maka secara teknis bandwith tidak terbagi
Kekurangan dari SDSL:
Kabel bisa diputus orang lain
Modemnya lebih mahal dari ADSL
Hanya dapat dipakai pada saluran sepanjang 10 K ft.
Jika tidak memakai sistem anti petir yang baik, maka modem akan boros karena terkena petir terus-menerus.

